Orion- Sebuah Konveksi

Kamis, 04 Juli 2013






[Puisi] Bila cintaimu benar karna Allah

Kamis, 06 Juni 2013


Bila cintaimu benar karna Allah, maka engkau tidak akan membiarkanku jatuh pada zina bahkan untuk mendekatinya sekalipun
Bila cintaimu benar karna Allah, maka engkau tidak akan membiarkanku berkhalwat denganmu padahal engkau belum halal untukku..
Bila cintaimu benar karna Allah, kau akan menjaga hatiku dengan menundukkan pandangan dan hatimu dan tidak mengobral janji-janji palsu
Bila cintaimu benar karna Allah, maka jangan kau curi waktu sedikitpun untuk mencari celah di mana syaithan bisa menjerumuskan kau dan aku.
Bila cintaimu benar karna Allah, maka bersabarlah..
Bila cintaimu benar karna Allah, maka yakinlah. Bahwa pendamping telah ditetapkan, dan pena telah diangkat.
Bila cintamu benar karna Allah, maka biarkanlah berjalan dengan segala hal yang dicintai oleh-Nya.. yang diridhai oleh-Nya..
Tersenyumlah..
karna Dia..
selalu memberikan hanya yang terbaik.. dengan cara yang terbaik.. dan waktu yang terbaik..
Cinta dan kasih sayang-Nya lebih luas dari apapun..

[puisi] Suatu Hari



Suatu hari di atas hamparan pasir merah
Bersama desah angin yang bercerita
Tentang pohon dan buah-buah yang memancarkan kilauan cahaya

Bila malam menyapa
Dengungan lebah bergema
Di gelapnya tembok-tembok dan pagar baja
Keluh kesah terhenti
Senyap
Hanya pengharapan bergantung di dinding-dinding hatimu

Berganti
detik, menit, jam..
Berdetak cepat
Secepat langkahmu memburu tank dengan segenggam batu dan perisai imanmu..





Jihad, jihad..
Luka kan terobati dengan manisnya syurga
Jihad, jihad..
Darah kan terhapus dengan indah memandang wajah-Nya..

Rabb
Yang Dirindu dan Dicinta
Yang membuat hidup setiap perjuanganmu
Yang membuat sakit tak terasa olehmu


Allaahu akbar.. Demi Allah Ar Rahman..
Hanya Allah..

[Membandingkan] Dia dan Orang lain

Bismillaahirrahmanirrahiim..

       Tiap hari kita akan dihadapkan pada banyak hal. Baik dan buruk, benar dan salah, banyak dan sedikit, sesuai dan tidak sesuai. Tak jarang hal ini kita dapatkan pada apa-apa yang kita miliki. Pada apa-apa yang ada di sekitar kita bahkan pada orang-orang yang selalu hadir menemani kita. Tak semua berjalan sesuai harapan. Kadang kecewa, marah, sedih. Sesuatu yang berjalan tak sesuai dengan harapan seringkali membuat kita membanding-bandingkan orang tersebut dengan orang yang lebih baik. 

http://4.bp.blogspot.com/
 "Dia lebih pengertian, dia lebih baik darimu, dia tidak pernah mengeluh sepertimu, dia tidak cengeng, dia lebih pintar, dia lebih cantik, cobalah kamu berubah sepertinya, sedikit saja, kamu selalu saja seperti ini, dia tidak pernah begitu, dia saja bisa, dia.. dia.. dia..". 
      Pernahkah kita membayangkan perasaan orang yang mendapatkan judgement seperti itu? Atau kita terlalu terkuasai dengan emosi dan keegoisan diri sendiri? Merasa diri paling tersakiti dan terkecewakan. Memang cara orang untuk menerima sesuatu yang kita sebut "masukan" dengan cara membandingkan ini berbeda-beda. Ada yang cuek, biasa saja, mungkin bisa bangkit untuk menjadi lebih baik, tapi tak sedikit (pendapatku) banyak yang akan terluka.. 

http://www.rotruck-lobb.com/grieving.jpg

         Walau saat itu kita tidak bermaksud untuk menyakiti, tapi tetap saja kata-kata itu terasa menyakitkan. Walaupun ia mungkin hanya terdiam atau bahkan tersenyum di hadapan kita saat kita menyatakan rentetan perbandingan tentang dia dan orang lain yang menyudutkannya, yang membutnya kecil dan terlihat tak berarti, kita tidak tahu apa yang terjadi saat kita pergi. Saat kita tidak bisa melihat matanya, terlebih hatinya..

http://3.bp.blogspot.com/

        Mungkin ia akan menangis menahan luka, dengan atau tanpa air mata. Atau mungkin ia akan bertanya-tanya "mengapa kau memperlakukanku seperti ini? Tanpa kau menghargai upayaku untuk berubah. Kau tidak tahu sekeras apa aku berusaha. Kau tidak tahu aku berusaha bersabar dan menerima segala kekuranganmu dan berusaha memperbaikinya dengan kasih sayang. Aku tahu ada cara yang lebih baik dari pada apa yang kau lakukan dengan cara membanding-bandingkanku dengan orang lain. Rasanya begitu menyakitkan.. Aku tak pernah mengeluh tentangmu, karena aku menghargaimu sebagai sahabatku, partnerku.."
         Mungkin esok harinya, ia tetap setia berada di sisimu untuk menemani hari-harimu dengan seuntai senyuman. Tapi menurutku, kata-kata tadi tetap membuahkan perbedaan. Pada rasa, pada caranya untuk merasakan sesuatu. Pada hati, membekas goresan-goresan yang bisa saja timbul dan tenggelam kapan saja. Pada jarak, terasa jauh walau berdekatan.
         Tak mudah memang menahan luapan emosi atas kekecewaan, terlebih hal itu terjadi berulang-ulang. Tapi cobalah menahan diri untuk membanding-bandingkan. Saya rasa, kita pun tidak suka untuk dibandingkan dengan orang lain. Lebih baik berterus terang dan memberi masukan tanpa harus membandingkannya dengan orang lain. Tentu saja dengan kata-kata yang halus, tidak menyudutkan, tidak membuatnya merasa kerdil dengan kritikan bertubi-tubi yang kadang kita besar-besarkan dengan perasaan kita sendiri yang labil dan mungkin kurang bersyukur. Boleh jadi.. kita sendiri tidak menyadari kekurangan dan terus berusaha membenahi orang lain tanpa mau membenahi diri sendiri. Menolak untuk dikritik atau bahkan merasa sudah terlalu baik untuk menerima sebuah saran. 
 
http://www.westernpeersupport.ca/wp-content/uploads/Holding-Hands.jpg

       Tidak ada salahnya mengingat kebaikan orang tersebut untuk sekadar mengerem kita dari membanding-bandingkannya dengan orang lain. Mengingat saat-saat yang indah dan baik untuk sekadar menata diri dalam mengungkapkan kata-kata yang lebih pantas dikatakan untuk seseorang yang berjiwa baik. Bila memang sulit atau bahkan tidak ada hal baik yang bisa kita ingat, perlukah kita melakukan hal yang sama?
        Cobalah berbicara dari hati ke hati, tanpa perlu emosi. Bila emosi, biarkan nurani yang lebih menguasai diri. Bersabarlah, tarik nafas, bila perlu ambil air wudhu, dan ingatlah setiap kata-kata dan sikap akan membekas di masa mendatang.. semua bukan hanya tentang hari ini. 
        Semoga kita termasuk orang-orang yang mampu menahan diri dari hal-hal yang dapat menyakiti orang lain, mampu menyampaikan segala sesuatu dengan hati yang lembut, dan senantiasa berbenah diri.. Aamiin Yaa Rabb..

[puisi] Bidadari Kecilku

Minggu, 31 Maret 2013

Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Alhamdulillaah..
Hari ini, di saat matahari masih bersinar terang di atas kepala dan cahayanya lembut menelusup celah jendela.. 

masih dapat kutemukan senyummu, semangat baruku.. 

alasanku untuk tetap tersenyum di tengah badai yang menerpa, 
di tengah gersangnya angin yang membabi buta
di tengah hempasan ombak yang membuat rontok karang di lautan


Kau masih tetap..
menjadi menjadi alasan terindah
untuk tetap tersenyum di setiap lembar kisahku...
 


Senin, 05 November 2012

Bismillaahirraahmaanirrahiim..



Ya Rahman, apakah sepetak ruang di hatiku telah kehabisan bara?
Kurasa sesak, ini bukan diriku yang dulu
Mungkin hanya Engkau yang tahu, kemana nyala itu pergi
Hingga sisa nyalanya tak mampu kusentuh lagi
Tidak, bukan..
Tlah Kau ajarkan caranya..

Tapi Yaa Rahman, apakah aku terlampau besar kepala?
atau berpura-pura malu dalam cinta yang kurasa
benarkah ini adanya?
Samar..
malu padaMu..

Aku ingin berlari, tapi dimensiku rasanya hanya dunia maya
Ya Rahman.. bantu aku..
Raih aku..  kembali dalam dekapan rahmatMu..
bantu aku untuk kembali ke dunia nyataku..

Bantu aku.. 
menjadi diri yang Kau sukai..


 

Sesungguhnya

Minggu, 01 Agustus 2010



Sebenarnya hati ini cinta kepada Mu
Sebenarnya diri ini rindu kepada Mu
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa cinta masih tak hadir
Tapi aku tidak mengerti
Mengapa rindu belum berbunga

Sesungguhnya walau kukutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau kusiram
Dengan air hujan dari tujuh langit Mu
Namun cinta takkan hadir
Namun rindu takkan ber bunga

Kucuba menghulurkan
Sebuah hadiah kepada Mu
Tapi mungkin kerana isinya
Tidak sempurna tiada seri

Kucuba menyiramnya
Agar tumbuh dan berbunga
Tapi mungkin kerana airnya
Tidak sesegar telaga kauthar

Sesungguhnya walau kukutip
Semua permata di dasar lautan
Sesungguhnya walau kusiram
Dengan air hujan dari tujuh langit Mu
Namun cinta takkan hadir
Namun rindu takakan berbunga
Jika tidak mengharap rahmat Mu
Jika tidak menagih simpati
Pada Mu ya Allah

Tuhan hadiahkanlah kasih Mu kepadaku
Tuhan kurniakanlah rinduku kepada Mu
Moga kutahu
Syukurku hanyalah milik Mu

Raihan

Hadiah Terindah Untuk Wanita...

Jumat, 25 Juni 2010


Aku menciptakan seorang wanita, sebagai makhluk yang istimewa.


Aku membuat dirinya kuat berdiri di antara keras dan congkaknya dunia, namun ia memiliki kelembutan dan mampu memberikan ketenangan.

Aku memberi sedikit dari asma-Ku di rahimnya untuk mampu melahirkan anak, mengasuh, dan membesarkannya dalam derita, lelah tanpa keluhan walaupun ia harus menerima kemarahan serta penolakan dari anak-anaknya.

Aku memberi cinta untuk mencintai darah dagingnya walaupun mereka menyakitinya.

Aku memberi ujian dan cobaan hidup agar ia tetap tegar ketika orang lain berputus asa dan kalah.

Aku memberi ketulusan padanya untuk berbuat ketika yang lain mengharapkan pamrih.

Aku menunggunya... di Surga.

Menyambut Sang Bidadari



Sumber: Kotak Kecantikan Ajaib- Teh Ninih Muthmainnah

[Lirik] Iman Mutiara

Rabu, 23 Juni 2010

By: Raihan

Iman adalah mutiara
Di dalam hati manusia
Yang meyakini Allah
Maha Esa, Maha Kuasa

Tanpamu iman bagaimanalah
Merasa diri hamba padaNya
Tanpamu iman bagaimanalah
Menjadi hamba Allah yang bertaqwa

Iman tak dapat diwarisi
Dari seorang ayah yang bertaqwa
Ia tak dapat dijual-beli
Ia tiada di tepian pantai

Walau apapun caranya jua
Engkau mendaki gunung yang tinggi
Engkau berentas lautan api
Namun tak dapat jua dimiliki
Jika tidak kembali pada Allah

Jika tidak kembali pada Allah

[Lirik] Bunda

Jumat, 11 Juni 2010

by: Potret

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku s'lalu dimanja
Kata mereka diriku s'lalu ditimang

Nada-nada yang indah
S'lalu terurai darimu
Tangisan nakal dari bibirku
Tak 'kan jadi deritamu

Tangan halus dan suci
T'lah menangkap tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Kata mereka diriku s'lalu dimanja
Kata mereka diriku s'lalu ditimang

Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku s'lalu dimanja
Kata mereka diriku s'lalu ditimang

Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku...




ريم صا لح الر يا شي

Ia lebih cantik dari bidadari syurga
Wajahnya lebih bercahaya dari bulan purnama
Namanya bergema di penjuru langit dan bumi
Senyumannya membuat hati bergetar mengingat Pencipta Semesta

Ketulusannya membuatmu terenyuh untuk kembali berlomba-lomba menuju-Nya
Dialah mar'atus shalihah
Ia mulia di dunia
Dan mulia di sisi-Nya..

Ya Shabab Qad Anab

Jumat, 08 Januari 2010

Oh youth! Certainly, you are representatives (of Allah) and responded to Allah

Indeed who hopes in reward (of Allah) does not pay attention to difficulty

In the way of Allah, we pass

We expect to raise the flag (liwa’)

So He promises the glory to this Deen and promises the honour to this Deen

Duhai seseorang disana .....

Bila Allah mengizinkan kita bertemu kelak . . .
Bila Allah mewujudkan takdir pernikahan kita kelak . . .

Dan bila kemudian disaat kita hidup bersama, lantas terlihat sisi salah pada diriku, semoga Allah mengkaruniakanmu kemampuan untuk melihat sisi baikku. Sungguh Allah SWT yang mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan, "Dan pergaulilah mereka (isterimu) dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak." [QS: An Nisa' 19]. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan, "Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik (pergaulannya) dengan istri-istri mereka." Jika engkau melihat kekurangan pada diriku, ingatlah kembali pesan beliau, Jangan membenci seorang mukmin (laki-laki) pada mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai. (HR. Muslim)

Sadarkah engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna segalanya? Bukankah engkau tahu bahwa hanyalah Alllah yang Maha Sempurna. bukankah kurang bijaksana bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu? Janganlah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat kepadamu.

Saat diriku rela pergi bersama dirimu, kutinggalkan orangtua dan sanak saudaraku, ku ingin engkaulah yang mengisi kekosongan hatiku. Naungilah diriku dengan kasih sayang, dan senyuman darimu. Ku ingat pula saat aku ragu memilih siapa pendampingku, ketakwaan yang terlihat dalam keseharianmu-lah yang mempesona diriku. Bukankah sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, Ali bin Abi Tholib saat ditanya oleh seorang, "Sesungguhnya aku mempunyai seorang anak perempuan, dengan siapakah sepatutnya aku nikahkan dia?" Ali r.a. pun menjawab, "Kawinkanlah dia dengan lelaki yang bertakwa kepada Allah, sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika ia tidak menyukainya maka dia tidak akan menzaliminya." Ku harap engkaulah laki-laki itu, duhai suamiku.

Saat terjadi kesalahan yang tak sengaja ku lakukan, mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai istri tanpa kekurangan dan kelemahan. Perbaikilah kekurangan diriku dengan lemah lembut, janganlah kasar terhadapku. Bukankah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah mengajarkan kepada dirimu, saat Muawiah bin Ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggungjawab suami terhadap istri, beliaupun menjawab, "Dia memberinya makan ketika ia makan, dan memberinya pakaian ketika dia berpakaian." Janganlah engkau keras terhadapku, karena Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pun tak pernah berbuat kasar terhadap istri-istrinya.

Duhai Calon Suamiku...
Tahukah engkau anugerah yang akan engkau terima dari Allah di akhirat kelak? Tahukah engkau pula balasan yang akan dianugerahkan kepada suami-suami yang berlaku baik terhadap istri-istri mereka? Renungkanlah bahwa, "Mereka yang berlaku adil, kelak di hari kiamat akan bertahta di singgasana yang terbuat dari cahaya. Mereka adalah orang yang berlaku adil ketika menghukum, dan adil terhadap istri-istri mereka serta orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya." [HR Muslim]. Kudoakan bahwa engkaulah yang kelak salah satu yang menempati singgasana tersebut, dan aku adalah permaisuri di istanamu.

Jika engkau ada waktu ajarkanlah diriku dengan ilmu yang telah Allah berikan kepadamu. Apabila engkau sibuk, maka biarkan aku menuntut ilmu, namun tak akan kulupakan tanggungjawabku, sehingga kelak diriku dapat menjadi sekolah buat putra-putrimu. Bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra-putrinya? Semoga engkau selalu mendampingiku dalam mendidik putra-putri kita dan bertakwa kepada Allah.

Ya Allah,
Engkau-lah saksi ikatan hati ini...
Engkau-lah yang telah menentukan hatiku jatuh pada lelaki ini,
jadikanlah cinta ku pada calon suamiku ini sebagai penambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Namun, kumohon pula, jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu,
hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yang semu,
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu. Jika ia rindu,
jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku,
jadikan pula kerinduan terhadapku tidak melupakan kerinduannya terhadap surga-Mu.
Bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-Mu,
ingatkanlah diriku, jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-Mu.

Ya Allah,
Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

Amin ya rabbal alamin.




kiriman Seri Utami (utami@metrindo.co.id)


Sumber: kebunhikmah.com

[artikel] Cerita tentang katak kecil

Rabu, 06 Januari 2010

Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil yang menggelar lomba lari
Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.
Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta...

Perlombaan dimulai...

Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak menara.

Terdengar suara:
"Oh, jalannya terlalu sulitttt!! Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu tinggi...!!”


Katak2 kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...

... Kecuali mereka yang tetap semangat menaiki menara perlahan- lahan semakin tinggi... dan semakin tinggi..

Penonton terus bersorak
"Terlalu sulit!!! Tak satupun akan berhasil!"

Lebih banyak lagi katak kecil lelah dan menyerah...

...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi...

Dia tak akan menyerah!

Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak!

SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini bisa melakukannya?

Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan?

Ternyata...

Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!



Pesan-pesan dari cerita ini adalah:
Jangan pernah mendengar orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif ataupun pesimis..
…karena mereka mengambil sebagian besar mimpimu dan menjauhkannya darimu.
• Selalu pikirkan kata2 bertuah yang ada.
• Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa mempengaruhi perilakumu!

Karena itu:
Tetaplah selalu....
POSITIVE THINKING!
Dan yang terpenting:
Berlakulah "TULI" jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tidak bisa menggapai cita-citamu!
Selalu berpikirlah:

I can do this!
Insya Allah.


-------------------------------- copas :)

SURAT DARI PALESTINA

Sabtu, 02 Januari 2010

Assalamualaikum

Saudaraku muslim dan muslimah, dalam kesempatan ini aku ingin mengirim pesan dari saudaramu di Ghaza. simaklah kondisi kami dan sampaikan kepada siapa saja entah itu orang yang kalian kenal ataupun yang tidak kalian kenal.

Situasi yang kami hadapi mengerikan namun iman kami kuat, Alhamdulillah meskipun kami tidak memiliki air yang memadai dan kalaulah ada, air itu sudah terpolusi dan kami tidak memiliki uang untuk membeli air mineral. ketika kami memiliki uang maka orang yang menjualnya menyampaikan bahwa terlalu bahaya untuk mereka berjalan keluar dan mendapatkan supplai. Kami tidak memiliki gas dan ini sudah berlangsung sejak 4 bulan terakhir. kami hanya bisa memasak sedikit makanan diatas tungku tungku yang sudah kami siapkan.

Para keluarga laki laki kami telah kehilangan pekerjaannya. Mereka menghabiskan keseharian mereka dirumah. Suamiku pergi seharian dari satu tempat ke tempat lain hanya demi mendapatkan (kebutuhan) dasar air. Biasanya dia kembali ke rumah dengan tangan hampa. Tidak ada sekolah, tidak ada bank, dan Rumah sakitpun jarang yang buka. Kami selalu sadar bahwa nyawa kami terancam setiap kali kami keluar rumah.

Mereka (zionis) memberikan jam malam antara pukul 1 hingga 4 sore. kami bisa keluar dalam keadaan aman untuk mendapatkan supplai, kata mereka, tapi itu semua bohong! seringnya jutsru mereka menggunakan kesempatan itu untuk menambah jumlah syuhada dalam daftar mereka.

kami makan sehari nasi dan sehari roti. Daging dan susu adalah kemewahan. Mereka menggunakan senjata perang kimia di area perbatasan.

setelah semua ini kami diberitahu bahwa orang orang di seluruh dunia berdemo. Masya Allah! Fakta bahwa kalian pergi ke kedutaan2 dan meninggalkan rumah rumah kalian membuat kami merasa bahwa kami tidak sendiri dalam perjuangan ini.

tetapi kalian bisa pulang ke rumah dan mengunci rumah kalian. Sedang kami....Kami tidak bisa melakukan itu. Tiap malam aku harus meninggalkan rumahku yang berada di lantai 2 dan tinggal bersama saudara perempuanku di lantai dasar. Jika ada serangan maka lebih cepat bagi kami untuk meninggalkan (gedung) dari lantai dasar.

Ya..Kami lelah, ketika kami mendengar roket dan bom serta melihat pesawat pesawat yang terbang mendekati gedung, aku menjerit bersama anak laki lakiku yang masih muda dan suamiku merasa tidak mampu melakukan apa apa.

Dalam hal ini tidak ada yang bisa menyelamatkan kami selain Allah. Tetapi ummah juga bertanya tanya dimana tentara tentara kaum muslimin, dimana kemenangan itu?

Jangan lupakan kami karena hanya kalianlah yang kami miliki. Sadaqah baik kalian tidak sampai kepada kami dan ketika mereka membuka perbatasan hanya segelintir orang yang mendapatkan (sumbangan) itu. Tetaplah berjuang di Jalan Allah dan berdoalah agar kemenangan itu segera datang insya Allah..

wassalam
saudaramu Umm Taqi

[artikel] Dari Mana Ya Asal Muasal Nama Bulan dalam Kalender Masehi?

Kamis, 31 Desember 2009

Sekarang lagi heboh2nya tahun baru 2010 di bulan Januari. Tapi, pernah bertanya2 nggak dari mana asalnya nama bulan2 tersebut? Nah, ini jawabannya.


Januari

Nama bulan pertama dalam kalender Gregorian ini dijumput dari nama dewa Romawi penjaga pintu gerbang, Janus.

Februari

Berasal dari kata Latin februa yang diambil dari nama dewa penyucian Romawi, Februus. Jumlah hari dalam bulan ini 28. Jumlah harinya menjadi 29 pada tahun kabisat (tahun yang bisa dibagi empat).

Maret

Nama bulan Maret berasal dari nama dewa perang Romawi, Mars. Awalnya, Maret adalah bulan pertama dalam kalender Romawi. Pada tahun 45 SM, Julius Caesar menambahkan bulan Januari dan Februari di depannya. Maka, Maret pun menjadi bulan ketiga dalam penanggalan Gregorian.

April

Bulan keempat ini aslinya berasal dari bahasa Latin aperire, artinya membuka.

Mei

Nama bulan diperkirakan, diambil dari nama lain Dewi Fortuna, yakni Dewi Maia.

Juni

Bulan keenam ini berasal dari nama Dewi Juno, istri Dewa Jupiter.

Juli

Awalnya, bulan ini disebut Quintilis yang artinya kelima dalam bahasa Latin. Dalam kalender Romawi yang berawal dari bulan Maret, bulan ini memang bulan kelima. Namun, setelah Julius Caesar menambahkan Januari dan Februari di depan bulan Maret, bulan ini lantas menjadi bulan ketujuh. Namanya, diambil dari nama Kaisar Romawi, Julius Caesar, yang lahir pada bulan itu.

Agustus

Asal-muasal bulan kedelapan penanggalan Gregorian ini tak terlalu jelas. Sebelumnya, ia disebut Sextilis, yang artinya keenam dalam bahasa Latin. Dan jumlahnya 30, setelah kaisar agustus naik tahta maka digantinya menjadi augustus dan dijadikan sama jumlahnya menjadi 31 karena ingin menyamakan dg juli

September

Meski dalam kalender Gregorian September merupakan bulan kesembilan, aslinya ia bulan ketujuh. Namanya berasal dari bahasa Latin septem, yang berarti tujuh. Lagi-lagi setelah Julius Caesar menambahkan bulan Januari dan Februari di depan bulan Maret dari penanggalan Romawi, bulan ini menjadi bulan kesembilan.

Oktober

Hal yang sama terjadi pada bulan kesepuluh dalam kalender Gregorian, yang diambil dari bahasa Latin octo, artinya delapan.

November

Dalam kalender Gregorian, November merupakan bulan kesebelas. Padahal, diambil dari bahasa Latin novem yang berarti sembilan. Sekali lagi, ini karena adanya penambahan bulan Januari dan Februari pada penanggalan Romawi.

Desember

Nama ini dipetik dari bahasa Latin decem yang berarti sepuluh. Namun, dalam kalender Gregorius bulan ini menjadi bulan keduabelas dan menjadi bulan penutup tahun.


Sumber: http://bisnis5758.wordpress.com/


Wallaahu A'lam Bish Shawab

masehi itu dimulai sejak kelahiran Yesus kristus

setahuku

dan sejak itu tahun berjalan naik maksudnya misalnya setlah 2007 tahun berikutnya 2008

tapi sebelum masehi tahun itu berjalan mundur misalnya setelah tahun 2000 berikutnya tahun 1999

gitu

dan menurut alkitab kristen mulai perjanjian matius hingga wahyu

itu ditulis setelah masehi

yang bisanya disingkan M dan Sm untuk sebelum masehi


itu yang aku tahu

kalau menurut wikipedia:

Kata Masehi (disingkat M) dan Sebelum Masehi (disingkat SM) biasanya merujuk kepada tarikh tahun menurut Kalender Gregorian. Kata ini berasal dari Bahasa Arab.

Awal tahun Masehi merujuk kepada tahun yang dianggap sebagai tahun kelahiran Nabi Isa Al-Masih karena itu kalender ini dinamakan Masihiyah atau Yesus dari Nazaret. Kebalikannya, istilah Sebelum Masehi (SM) merujuk pada masa sebelum tahun tersebut. Sebagian besar orang non-Kristen biasanya mempergunakan singkatan M dan SM ini tanpa merujuk kepada konotasi Kristen tersebut. Sistem penanggalan yang merujuk pada awal tahun Masehi ini mulai diadopsi di Eropa Barat selama abad ke-8.

Meskipun tahun 1 dianggap sebagai tahun kelahiran Yesus, namun bukti-bukti historis terlalu sedikit untuk mendukung hal tersebut [1]. Para ahli menanggali kelahiran Yesus secara bermacam-macam, dari 18 SM hingga 7 SM.

Sejarawan tidak mengenal tahun 0 ─ 1 M adalah tahun pertama sistem Masehi dan tepat setahun sebelumnya adalah tahun 1 SM. Dalam perhitungan sains, khususnya dalam penanggalan tahun astronomis, hal ini menimbulkan masalah karena tahun Sebelum Masehi dihitung dengan menggunakan angka 0, maka dari itu terdapat selisih 1 tahun di antara kedua sistem.

Di Indonesia selain tahun Masehi yang digunakan secara resmi, secara tidak resmi masyarakat juga mengenal tahun Hijriyah/tahun Jawa dan tahun Imlek/tahun Tionghoa.

Dalam bahasa Inggris dan dipergunakan secara internasional, istilah Masehi disebut menggunakan bahasa Latin Anno Domini / AD (Tahun Tuhan kita) dan Sebelum Masehi disebut sebagai Before Christ / BC (Sebelum Kristus). Sistem ini mulai dirancang tahun 525, namun tidak begitu luas digunakan hingga abad ke-11 hingga ke-14. Pada tahun 1422, Portugis menjadi negara Eropa terakhir yang menerapkan sistem penanggalan ini. Setelah itu, seluruh negara di dunia mengakui dan menggunakan konvensi ini untuk mempermudah komunikasi.

Selain itu dalam bahasa Inggris juga dikenal sebutan Common Era / CE (Era Umum) dan Before Common Era / BCE (Sebelum Era Umum) ketika ada penulis yang tidak ingin menggunakan nama tahun Kristen.




Sumber: jawaban dari Kevin w di Yahoo Answer






Forever Palestine- Sami Yusuf

Rabu, 25 November 2009



Mother don't cry for me I am heading off to war
God almighty is my armour and sword
Palestine, Forever Palestine

Children being killed for throwing stones in the sky
They say to their parents don't worry, God is on our side
Palestine, Forever Palestine
Mother don't worry when they come for us at night
Surely they'll be sorry when God puts them right
Tell me why they're doing what was done to them
Don't they know that God is with the oppressed and needy
Perished were the nations that ruled through tyranny
Palestine, Forever Palestine

Children of Palestine are fighting for their lives
They say to their parents we know that Palestine is our right
They to say to their parents we'll fight for what is right
They say not to worry God is on our side
They say we'll die for Palestine
Palestine, Forever Palestine


[Corel] Contoh Kaos Simple



[Corel Draw] Membuat Teks Terdistorsi & Bershadow

Sabtu, 14 November 2009

1. Mula2 Tekan Tombol Text Tool

lalu klik kanvas dan mulailah mengetik kata-kata sesuai dengan font dan ukuran yang diinginkan. Misalnya Salacca edulis, nama latin Salak Pondoh dg. Font Freestyle Script ukuran 150 dan di Underline



2.
Blok teks dan warnai. Boleh 1 warna, boleh bermacam2 warna. Saya mengambil 1 warna saja.Warna coklat (warna salak). Untuk mewarnai border cukup klik kanan pada warna.



3.
Klik Ellipse Tool Gambar elips yang memotong kita-kita setengah dari teks lalu klik Tombol Intersect (atau pilih pada menu bar: Arrange>Shaping> Intersect)



4.
Delete elips
5.
Akan terlihat belahan dari kata. Nah, Bagian atas kita warnai berbeda dengan warna yang lebih muda. Sekarang teksnya ada dua warna


6. Agar tidak terpisah antara bagian yang muda dan yang tua, blok semuanya lalu Group (CTRL+G)


7.Sekarang klik pick tool lalu klik gambar (teks sallacca edulis).
8. Klik Interactive Distortion Tool lalu klik pada salah satu titik yang muncul dibawah huruf-huruf teks.



Tarik sedikit.

1. Kalau terlalu ditarik tulisannya tidak begitu terbaca. Misalnya seperti ini

9. Untuk membuat bayangan klik pick tool lalu klik gambar. Klik Interactive Drop Shadow Tool pada tool bar lalu klik kotak kecil pada gambar. Tarik perlahan.


Kurang lebih hasilnya seperti ini



10. Untuk mengatur ketebalan bisa di atur di Drop Shadow Opacity & Drop Shadow Feathery untuk mengatur penyebaran.





Finish :)

Semoga Bermanfaat